Jumat, 16 September 2011

Interfacing Joystick PlayStation (AVR) Bag 1 (Hardware)

PlayStation adalah salah satu konsol game yang sudah sangat memasyarakat. Sehingga kebanyakan dari kita tentunya sudah sangat lincah dalam menggunakan JoyStick nya. Dan ternyata Stick PS ini tidak hanya bisa digunakan untuk bermain game di konsol PS saja. Kita dapat menggunakannya sebagai kontroler untuk berbagai macam alat, dan tentu saja dengan bantuan Mikrokontroler (uC).
Anda tidak perlu membongkar Stick PS untuk dapat menggunakannya sebagai kontroler. Karena setelah diselidiki ternyata JoyStick  ini menggunakan komunikasi Serial (SPI).
Kali ini saya mengajak anda untuk sedikit mengexplorasi bagaimana cara interfacing Stick PS dengan menggunakan Mikrokontroler AVR. Pada bagian ini hanya akan dibahas rancangan hardware-nya.
Yang harus dipersiapkan :
  1. Stick PS (tidak harus baru, tapi harus masih berfungsi)
  2. Konektor Stick PS (Bisa dibeli di tempat service konsol PS)
  3. Rangkaian Mikrokontroler AVR yang berfungsi
Pertama-tama mari kita lihat PinOut (susunan kabel / pin) dari JoyStick PS.

PSX PinOuts
Pin yang digunakan adalah :
  1. Kabel Cokelat (DAT) digunakan untuk transfer bit-bit data dari Stick ke uC (DAT).
  2. Kabel Oranye ( CMD) digunakan untuk transfer bit-bit perintah (Command) dari uC ke Stick (CMD).
  3. Kabel Hitam (GND) => Ground
  4. Kabel Merah (VCC) => Power untuk JoyStick. Jika yang digunakan adalah Stick asli Sony supply tegangan 3.3V. Jika yang digunakan adalah Stick biasa supply tegangan mulai dari 3.3 V – 5.0 V
  5. Kabel Kuning (ATT) => digunakan untuk memberitahu Stick apakah akan ditransfer data atau tidak. Jika diberi logika 1 (Satu) berarti idle, jika diberi logika 0 (Nol) berarti uC akan mentranser data.
  6. Kabel Biru (CLK) => digunakan untuk input clock dari uC yang dibutuhkan untuk transfer data.
Sekarang mari kita lihat bagaimana cara menghubungkan pin-pin tersebut ke uC.

R220 Ohm yang digunakan pada rangkaian hanyalah sebagai pengaman saja, boleh juga tidak dipakai.  R 4K7 Ohm digunakan untuk Pull up data (wajib). Nah, sekarang pertanyaannya : Haruskah konfigurasi pin seperti itu ???? Jawabannya adalah IYA kecuali pin ATT (boleh pin I/O mana saja), karena kita akan menggunakan library bawaan CodeVision AVR yaitu spi.h yang akan kita bahas pada bagian selanjutnya.
Untuk itu selesailah hardware untuk Interfacing JoyStick PlayStation.

Sampai jumpa di bagian berikutnya.

Selamat belajar ^o^

Selasa, 07 Juni 2011

bio butanol

Selamat datang kembali ke dunia imajinasi......
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sebuah masalah yang agak serius yang menjadi permasalahan besar di negeri indonesia tercinta ini yaitu mengenai kelangkaan BBM.

Akhir – akhir ini sering kita mendengar produksi minyak dunia menurun yang dikarenakan adanya kelangkaan bahan bakar fosil yang menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM pula, sementara penguna pengguna bahan bakar fosil tersebut dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini tentunya akan berimbas dengan kenaikan harga minyak bumi yang akan diambil oleh industri – industri tertentu guna merauk keuntungan yang maksimal, hal tersebut tentulah sangat merugikan bagi masyarakat. Kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak semakin meningkat, jika hal tersebut di imbangi dengan kenaikan harga bakar minyak tentulah masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhanya.
Adapun dampak negatif yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil yaitu dapat menimbulkan polusi udara yang disebabkan oleh tingginya emisi gas buang dari kendaraan bermotor, karena bahan bakar fosil didapatkan dari eksploitasi alam jika eksploitasi tersebut dilakukan secara terus – menerus dan berlebihan dapat menimbulkan kerusakan alam dan dampak secara langsung yang dirasakan oleh manusia jika gas buang dari kendaraan tersebut terhirup oleh manusia akan menyebabkan adanya gangguan pada kesehatan pernapasan manusia.
Untuk itu perlu adanya energi alternatif baru untuk membantu bahan bakar fosil dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar yang digunakan. Adapun energi alternatif tersebut diharapakan dapat diproduksi secara masal dan dapat memberikan banyak manfaat bagi penggunanya dan bagi lingkungan hidup.
Di dalam kesempatan kali ini kami ingin membuat dan mengembangkan Biobutanol sebagai energi alternatif untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar fosil. Adapun bahan dasar untuk membuat Biobutanol diperoleh dari bahan - bahan non pangan dan limbah seperti batang padi, jerami, kertas bekas, dan bagasse (batang tebu yang telah diperas) sehingga kita dapat memanfaatkan limbah tersebut menjadi suatu bahan yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi. Limbah – limbah tersebut dapat diperoleh dengan mudah di Indonesia karena Indonesia merupakan produsen beras terbesar ke-3 dan gula tebu ke-9 dunia tentu memiliki potensi ketersediaan batang padi dan bagasse yang melimpah.
Karena diproduksi dari bahan - bahan yang ramah lingkungan maka hasil emisi gas buangnya juga akan ramah terhadap lingkungan.
       Untuk mengetahui cara pembuatan biobutanol serta semua manfaat dan informasi dari bio butanol dapat di unduh di sini

Minggu, 01 Mei 2011

Ragam Bahasa

bagi yang mencari-mencari tugas mengenai Ragam Bahasa dapa di unduh disini.....thanks bro...